Fitur-Fitur ERPNext: Currency Exchange dan Multi Currency Accounting

Melanjut seri perkenalan fitur ERPNext, untuk kali ini saya ingin menghighlight fitur yang sangat berguna untuk user yang melakukan bisnisnya secara internasional, yaitu adalah Currency Exchange dan Multi Currency Accounting. Melalui globalisasi yang sedang berlangsung, perusahaan memiliki pelanggan, pemasok, investor, dan mitra bisnis di seluruh dunia. Oleh karena itu, sangat penting fitur ini untuk bisnis internasional berjalan.

Mengapa fitur Currency Exchange dan Multi Currency Accounting itu penting?

Mari kita pahami ini dengan sebuah contoh. Ada sebuah Perusahaan bernama, PT. X, berbasis di Indonesia dan mata uang lokalnya adalah IDR. Bisakah untuk PT. X memposting semua transaksi mereka dalam IDR untuk menyederhanakan pembukuan? seperti, jika PT. X menerima pembayaran dari klien internasional, bisakah mereka menghitung totalnya dalam IDR berdasarkan nilai tukar yang berlaku dan memposting penerimaan tersebut dan selesai begitu saja? tentu tidak bisa. Karena jika selesai begitu saja akan dapat beberapa masalah, berikut adalah masalah-masalah berikut:

    • Klien biasanya ingin menerima faktur dalam mata uang mereka sendiri dan bukan dalam IDR. Pada saat yang sama, PT. X perlu mencatat pendapatan kami dalam IDR.
    • PT. X sebagai Perusahaan yang berada di Indonesia perlu mengajukan laporan tentang pembayaran yang diterima dari klien luar negeri dengan rincian mata uang kepada pemerintah sebagai kewajiban pajak.
    • PT. X juga memiliki rekening bank di negara lain dan laporan rekening bank yang menggunakan mata uang negara tersebut. Untuk melakukan rekonsiliasi buku besar rekening bank, PT. X perlu memposting transaksi dalam mata uang negara tersebut. Dan untuk melacak kerugian atau keuntungan valuta asing ketika PT. X memindahkan uang dari rekening bank di satu negara ke rekening di negara lain.

Oleh karena itu, Multi Currency Accounting itu sangatlah penting untuk bisnis internasional berjalan dengan lancar.

Mata Uang Dasar

Mata uang dasar adalah mata uang negara tempat bisnis tersebut berbasis. Dikenal sebagai mata uang fungsional, ini biasanya mata uang di mana sebagian besar transaksi terjadi. Mata uang dasar diatur saat membuat Perusahaan (Company) di ERPNext dan tidak dapat diubah.

Mata Uang pada GL Entry (Entri Buku Besar)

Ketika transaksi diposting dalam mata uang dasar, ‘GL Entry’ akan mencerminkan kedua mata uang yang digunakan. Ini memungkinkan laporan keuangan dipublikasikan dalam mata uang dasar sementara juga memungkinkan laporan dalam mata uang lain.

Nilai Tukar Mata Uang

Nilai tukar mata uang diatasi oleh ERPNext secara dinamis melalui dua cara manual dan otomatis, untuk manual dapat masuk kedalam menu ‘Currency Exchange’ dan input manual sendiri pada ‘create new’, dan untuk secara otomatis hanya tinggal pilih currency yang ingin digunakan saat transaksi dan ERPNext akan langsung mengambil nilai tukar mata uang dari pihak ketiga seperti frankfurter.

Revaluasi Nilai Tukar

Secara berkala, aset dan kewajiban yang tercatat dalam mata uang selain mata uang dasar dapat direvaluasi, yang melibatkan proses penyesuaian nilai dengan memposting keuntungan atau kerugian yang timbul akibat perubahan nilai tukar. Dalam konteks ini, terdapat dua metode yang dapat digunakan untuk melakukan revaluasi, yaitu melalui fungsi pertukaran mata uang, yang dapat dilakukan secara manual atau otomatis. Untuk manual, Pertama harus ke dalam page company dan kemudian memilih company yang ingin di re-evaluasi. Kemudian isi kolom ‘Exchange Gain/Loss Account’, dan ‘Unrealized Exchange Gain/Loss Account’. Akun ini digunakan untuk menyeimbangkan selisih total kredit dan total debit.

Kemudian dapat buka menu ‘Exchange Rate Revaluation’ di Accounting > Exchange Rate Revaluation. Kemudian bisa di add new.

Pilih Company. Klik tombol ‘Get Entries’. Ini akan mengambil akun yang memiliki mata uang berbeda dari ‘Mata Uang Default’ yang diatur dalam Perusahaan. Ini akan mengambil nilai tukar baru secara otomatis jika tidak diatur dalam Dokumen Pertukaran Mata Uang untuk mata uang tersebut, jika tidak akan mengambil ‘Nilai Tukar’ yang diatur dalam Dokumen Pertukaran Mata Uang.

Setelah Disubmit, tombol Buat Journal Entry akan muncul. Menekan tombol ini akan membuat Entri Jurnal untuk Exchange Rate Revaluation.

Setelah mengirimkan Entri Jurnal, buku besar akan terpengaruh sebagai berikut:

Sedangkan untuk secara otomatis dapat masuk kedalam menu company kemudian pada tab accounts ada setting Bernama ‘Auto Create Exchange Rate Revaluation’ dan set kecepatan frekuensi nya dan save.

Kesimpulan

Fitur Multi Curency Accounting dalam ERPNext membawa manfaat signifikan bagi perusahaan yang melakukan transaksi internasional di era globalisasi ini. Fitur Multi Curency Accounting memberikan solusi untuk tantangan dalam menghadapi transaksi dengan klien internasional. Dengan fitur ini, perusahaan dapat mengelola kerugian atau keuntungan valuta asing dengan lebih efektif, memastikan ketepatan laporan keuangan, dan mendukung operasi bisnis internasional yang lancar. Dengan demikian, Multi Curency Accounting bukan hanya menjadi fitur teknis dalam ERPNext, tetapi juga merupakan alat strategis yang memungkinkan perusahaan untuk bersaing di pasar global dengan lebih baik dan efisien.

Share this article